Situasi Pandemi Covid-19 Saat ini tidak dipungkiri telah melumpuhkan berbagai belahan dunia khususnya di Indonesia. Penyebaran virus yang exstrim dan masif membuat semua orang rentan terkena wabah virus ini. Untuk itu seluruh lapisan masyarakat, sekolah, dan kampus pun tak luput dari kewajiban SOP pencegahan pandemi, demi mencegah penyebaran virus. Peralatan dan teknologi pun dituntut untuk memiliki fiur yang mampu mencegah penyebaran virus covid-19. Dengan keterbatasan situasi dan kondisi ini tak membuat inovasi dan karya mahasiswa teknik elektro unmuh ponorogo meredup. Rasa kepedulian dan semangat mengembangkan ilmu menjadi pendorong diri mereka untuk menciptakan alat yang berguna bagi masyarakat. 

 

Sebuah alat Automatic Hand Sanityzer telah berhasil dibuat oleh sekelompok mahasiswa yang terdiri dari  : Muh. Ega Pahlawi ( Sem 9), Rical Cahya ( Sem 8 ), Reza Dwi H. (Sem 8 ),dan Ridho Hafied Y. (Sem 6) dengan Pembimbing ( Rhesma Intan Widyastari S.T.,M.Kom ) dosen teknik elektro. Prinsip dasarnya adalah melakukan cuci tangan dengan sabun tanpa menyentuh botol sabun berbasis sistem kontrol Aduino dan menggunakan sensor ultrasonik. Poin utamanya adalah membentuk sebuah teknologi dan alat yang ikut membantu pencegahan penyebaran covid-19. 

Rencana alat ini akan di produksi secara masal, saat ini pembuatan 5 unit alat automatic hand sanityzer telah disumbangkan ke Dinas Kesehatan Ponorogo dan Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo. 


tetap semangat dan teruslah berinovasi untuk generasi yang lebih berkualitas ….elektro KEK Generation…

Pada bulan ini, Juli 2018  mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Unmuh Ponorogo kembali menoreh prestasi di bidang olahraga yaitu Kompetisi Jujitsu pada even Kapolres Madiun Cup 2018 Se jatim . Andi Nugroho Prio Utomo, mahasiswa elektro semester 4 yg berhasil meraih Runner Up  Kompetisi Jujitsu di Kelas Reguler Putra D.

Selamat buat mas andi, semoga terus sukses dalam karir, perkuliahan dan prestasi selanjutnya …. prodi elektro umpo josss … generasi KEK , Kreatif, Enerjik, Kompeten ,,

Selamat buat Tik Tok Fc PRODI TEKNIK ELELTRO yg manjadi Runner Up dalam kompetisi Futsal antar prodi se fakultas teknik dalam event WEEK OF ENGINEERING BEM FAKULTAS TEKNIK UMPO yg bertempat di Kembar Jaya Futsal Centre.  Tim Elektro memasukkan 2 tim yakni Tik tok Fc dan Anugrah Fc yang terdiri dari gabungan mahasiswa elektro dari berbagai semester. Pada babak penyisihan tim tik tok fc lolos semifinal namun tim anugrah fc gagal masuk ke semifinal karna kalah dari auto win fc prodi teknik mesin. Di semifinal tim tik tok fc melaju ke final setelah mengalahkan  tim auto win fc. Tik tok fc yg di ketuai oleh Hilmi Virgiawan atau biasa di panggil Simbah melaju ke final setelah drama comeback luar biasa dan mengalahkan tim auto win FC.

Perlu diketahui bahwa 2 tahun sebelumnya tim futsal elektro menjadi campium si event yg sama dilanjutkan juga menjadi campium di event Futsal yg di selenggarakan oleh Fakultas Ekonomi di tahun setelahnya. Sayang untuk kali ini harapan juara 1 di tahun 2018 ini pupus setelah di final kalah adu pinalti dengan tim Campium Fc yg terdiri dari kumpulan Dosen dan Karyawan Unmuh Ponorogo dengan agregat 6-5.

 

Apapun hasilnya yg penting untuk kesekian kalinya mahasiswa elektro fakultas teknik unmuh ponorogo kembali mengukir prestasi di bidang olahraga. semoga trend baik ini tetap berlanjut dan semakin banyak demi eksistensi Prodi Teknik Elektro

vamos tim Futsal Prodi Elektro …..

Kompetisi bergengsi bidang robotika yaitu IARC ( Industrial Automation and Robotic Competition ) 2018 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa D3 Elektro  ITS Surabaya telah digelar pada bulan ini tepatnya tgl 6-8 April 2018 . Beberap kategori yang dipertandingkan diantaranya :

  1. KTI (karya Tulis Ilmiah ) tingkat SMA/SMK Sederajat dan Perguruan Tinggi
  2. Line Tracer Analog tingkat SMP dan SMA/SMK Sederajat
  3. PLC tingkat SMA/SMK Sederajat dan Perguruan Tinggi
  4. Line Tracer Mikro SMA/SMK Sederajat dan Perguruan Tinggi
  5. SRC Smart Robotic Car SMA/SMK Sederajat dan Perguruan Tinggi
  6. Elektronik Art SMA/SMK Sederajat
  7. LEGO NXT SD-SMP-SMA Sederajat

Momen ini tentunya menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu tim robotik Unmuh Ponorogo yaitu ERCOMP.  Kategori kompetisi yg paling diunggulkan adalah SRC (Smart Robotic Car ) yang diikuti lebih dari 20 tim dari berbagai perguruan tinggi Nasional.

ERCOMP Prodi Elektro UMPO membawa 4 tim untuk bertempur di IARC 2018, yaitu

  1. ERCOMP KELONO diketuai > RICAL (T. ELEKTRO) sem 4
  2. ERCOMP GANONG diketuai > EGA (T. ELEKTRO) sem 6
  3. ERCOMP WAROK diketuai > HAFID (T. ELEKTRO) sem 6
  4. ERCOMP REOG diketuai  > NUR SAH (T. ELEKTRO) sem 4

Ketika babak penyisihan, keempat tim lolos ke babak 8 besar lalu dilanjutkan 4 besar, ketika babak 4 besar tim ERCOMP Reog belum beruntung dan terhenti dan tidak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya. Lalu keesokan harinya babak semifinal dan Final dilaksanakan. berkat rasa pantang menyerah dan percaya diri tinggi ke 3 tim ERCOMP UMPO lolos ke final dengan lintasan baru dan harus diprogram ditempat dengan rentang waktu yang terbatas . akhirnya dengan penilaian sistem poin diperoleh hasil juara sbb:

  1. juara 1 Kategori Smart Robotic Car >> ERCOMP KELONO
  2. juara 2 Kategori Smart Robotic Car >> ERCOMP GANONG
  3. juara 3 Kategori Smart Robotic Car >> ERCOMP REOG

 

Hal ini semakin mengkokohkan eksistensi tim robotik ERCOMP PRODI ELEKTRO UNMUH Ponorogo di even IARC Tingkat nasional tersebut, setelah dua tahun sebelumnya sebagai juara bertahan . Semoga Kemenangan Sapu Bersih ini menjadi batu loncatan dan motivasi untuk mempertahankan gelar dan trend positif, demi kemajuan PRODI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNMUH PONOROGO

ERCOMP HOGYA

ERCOMP JAYA

ERCOMP JUARA

Komunitas Robotic Unmuh Ponorogo belum genap berusia 2 tahun, pengalaman mengikuti kejuaran-pun masih sangat minim. Menariknya, mereka hanya perlu turun 2 kali race (di tahun 2015, 2016) untuk dapat mencapai prestasi tertinggi di ajang Industrial Automation and Robotic Competition ( IARC ) 2017 yang diadakan oleh ITS 7-9 April 2017. Perlombaan ini boleh dibilang cukup bergengsi, mengingat 38 team dari berbagai Perguruan Tinggi favorite di belahan Negeri turut mengambil bagian bukan hanya untuk beradu cepat serta ketangkasan namun juga menunjukkan dominasi robot-robot besutan mereka.

Komunitas yang terhimpun dalam Electrical Robotic Community of Muhammadiyah Ponorogo (Ercomp) ini menurunkan dua team, yaitu : Ercomp Reyog (ER) dan Ercomp Ganong (EG) yang masing-masing diperkuat oleh tiga mahasiswa. Hafid Roisul Muttaqin, Widya Nuraeni dan Irfanjari Guska Maitama menggawangi Team ER, sementara Dika Fikri Laistulloh, Farros Zuhri Ramdani dan Moh. Ega Pahlawi sebagai operator management Team EG.

Tournament terbagi dalam 3 tahapan, yaitu: babak penyisihan, babak 17 besar dan partai final. Masing-masing tahapan ditentukan dengan catatan perolehan waktu terbaik masing-masing team melintasi track yang ada. Pada babak penyisihan, robot-robot tersebut harus beradu cepat mengikuti garis lintasan dengan pola yang beragam. Sedangkan pada tahapan selanjutnya, selain ditantang untuk cepat di lintasan bergaris juga harus mampu menaklukkan rintangan 3 dimensi. Baik Ercomp Ganong maupun Reyog keduanya berhasil masuk di barisan 17 besar bersama deretan tim dari kampus-kampus unggulan Jatim maupun daerah lain, sampai akhirnya di partai final Ercomp Reyog menjadi yang tercepat bahkan mampu mengalahkan Team ITS selaku tuan rumah,  sementara Ercomp Ganong harus puas menempati posisi harapan I.

 

 

 

 

 

Menurut Hafid Roisul Muttaqien selaku leader Tim Ercomp Reyog, kesuksesan tim-nya menjadi yang terbaik merupakan buah manis dari dari kerja keras pra-tournament. “Persiapan jelang perlombaan kami siapkan kurang lebih satu bulan”, jelasnya.

Hafid juga menambahkan pada proses persiapan jelang lomba timnya melakukan cek rutin komponen robot serta melakukan riset lintasan. “Kriteria robot yang ditandingkan ini khan wajib rakitan sendiri bukan pabrikan, jadi komponen-komponennya memang kami siapkan jauh-jauh hari”, lanjutnya.

Sulitnya mencari komponen diakui Hafid menjadi salah satu tantangan bagi timnya, mengingat pasokan perangkat akan mempengaruhi performa basic robot jenis LTM (Line Tracer Micro controller) di lintasan. “Beberapa peralatan memang sulit kami cari di wilayah Ponorogo, sehingga inventarisasi suplai suku cadang kami buat diawal karena alat harus indent”, jelas mahasiswa semester 4 Prodi Elektro Unmuh Ponorogo ini.

Sementara itu, Destriyanti, ST.,M.Kom selaku Ketua Program Studi Elektro tidak bisa menyembunyikan kegembiraan atas keberhasilan yang dicapai anak didiknya. “Saya sangat mengapresiasi keberhasilan ini, sekali lagi selamat semoga tradisi juara ini mampu terus dijaga dan dilestarikan”, harapnya.

Pihaknya juga berharap, agar  mahasiswa yang saat ini terlibat aktif pada komunitas Robotic Prodi Elektro dapat menginisiasi pendirian Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Unmuh Ponorogo. “Dengan adanya UKM Robotic sebagai salah satu wadah kreatifitas mahasiswa yang memiliki passion di bidang ini diharapkan dapat membawa lebih banyak lagi prestasi bagi lembaga maupun mahasiswa”, pungkasnya..

Setelah sekian lama mengikuti kompetisi FUTSAL TEKNIK CUP yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo, akhirnya pada FUTSAL TEKNIK CUP IV tanggal 25-26 Februari 2016, Electric FC berhasil menjadi kampiun dengan menyabet juara 1 sekaligus best player. Kategori Best Player yang diraih oleh Defender Electric FC , mas Irfanjari Guska Maytama mahasiswa elektro semester 6.

Squad Electric Fc yang di pimpin oleh sang kapten tim, Mas Dika Fikri L ( Dobleh ) berhasil menjadi juara setelah mengalahkan musuh bebuyutan Infinity Fc yang di isi oleh mahasiswa Teknik Informatika semester 7 yang di komando oleh Mas Andri Baskoro yang juga mahasiswa Informatika semester 8. Pertemuan sebelumnya melawan Infinity FC adalah saat FUTSAL TEKNIK CUP II ,III tahun 2013 dan 2014 \yang dimenangkan oleh Infinity Fc.
Kemenangan squad Electric FC tak lepas dari komposisi pemain yang pas dan matang, yang sebagian besar di isi oleh gabungan semester 2,4, dan 6. berikut daftar nama pemain Elecric Fc Th 2016
Lucky Bahar Saputra ( Sem 8 )
Dika Fikri L ( Sem 6 )
Irfanjari Guska M ( Sem 6 )
Adiya Yudha Anggara ( Sem 6 )
Kholid Muayyad Iqbal ( Sem 4 )
Khirul Annam ( Sem 2 )
Haffid Rissul M ( Sem 2 )
Abdul Wachid ( Sem 2 )
Nur Afriyanto ( Sem 2 )
IMG_20160226_091218IMG_20160226_225618IMG_20160226_224854
Vamos Electric FC………………..!!!

Lomba Kreatifitas Elektro yang disingkat LKE, adalah even tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Elektro Politeknik Negeri Malang. National Line Follower Robot and PLC Competition LKE V7.0 bertemakan “BREAK YOUR LIMIT ON LOGIC TOURNAMENT” (BOLT) Tahun 2017 di selenggarakan dengan berbagai kategori lomba yaitu :

  1. Line Follower Analog (tingkat SMP,SMA , Sederajat )
  2. Line Follower Mikro (tingkat SMA dan Perguruan Tinggi)
  3. PLC  ( tingkat Perguruan tinggi )

ERCOM Robotic Club Prodi Elektro Unmuh Ponorogo mengikuti even tersebut di kategori Line Follower Mikro tingkat PTN Nasional. perlu diketahui Line Follower Mikro adalah lomba robot pengikut garis dengan rintangan sedemikian rupa baik 2D maupun 3D, dan di ambil waktu tercepat mencapai finish atau jarak terjauh yang ditempuh robot line follower mikro. ERCOMP Unmuh Ponorogo membawa 3 tim yang diikutkan pada lomba tersebut, yaitu :

  1. ERCOMP Reog
  2. ERCOMP Ganong,
  3. ERCOMP Warok

dari ketiga tim setelah mendaftar dan memasuki babak penyisihan ketiganya masuk 18 besar dari total 37 peserta. memasuki babak 18 besar diambil 8 besar untuk melaju ke babak semi final …..

WhatsApp Image 2017-12-11 at 09.19.11WhatsApp Image 2017-12-13 at 08.42.47

alhamdulillah tim ERCOMP Warok dan ERCOMP Reog masuk ke 8 besar dan masuk ke babak semi final . Sayang sekali untuk ERCOMP Ganong masih belum berkesempatan lolos ke babak selanjutnya. ERCOMP Warok dengan Ketua tim Hafid Roissul Muttaqien Semester 5 , dan ketua tim ERCOMP Reog yaitu Yusuf mulai bertanding di babak semifinal . Setelah bertanding keduanya mampu menempati ranking 5 dan 6 dari 8 tim yg bertanding di babak semi final … namun akhirnya hanya di ambil terbaik ke 1 sampai 4 yang dapat lanjutke babak final untuk perebutan juara 1-3…

WhatsApp Image 2017-12-13 at 09.43.16WhatsApp Image 2017-12-13 at 09.43.16 (1)WhatsApp Image 2017-12-11 at 09.18.42

Tuhan masih belum memberikan kesempatan untuk menjuarai Lomba Line Follower Mikro LKE tahun ini, namun perjuangan Tim robotik Unmuh Ponorogo sangat luar biasa. Dengan jangka waktu persiapan dan latihan yg cukup singkat yaitu selama 1 bulan, mereka mampu masuk ke 5 besar nasional …. semoga tahun depan bisa lebih baik lagi ….

WhatsApp Image 2017-12-11 at 09.34.01

ERCOMP HOGYA………

ERCOMP JAYA………

ERCOMP JUARA………

Team Robotika Teknik Elektro UNMUH Ponorogo berhasil menjai juara 2 dalam kompetisi Industrial Automation Robotic Competition ( IARC ) th 2016 yang di selenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya . Kompetisi robot terbesar itu di selenggarakan selama 3 hari tanggal 8 – 10 April 2016 dan diikuti lebih dari 300 team robot seluruh indonesia.

Even kompetisi robot tahunan yang di selenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan D3 ITS itu dibagi menjadi beberapa kategori yaitu:

  1. Line Tracer Mikro    (SMA Sederajat & Perguruan tinggi)
  2. PLC                        (SMA Sederajat & Perguruan tinggi)
  3. Karya Tulis Ilmiah    (SMA Sederajat)
  4. Lego NXT               (SD,SMP,SMA Sederajat)
  5. Line Tracer Analog   (SMP/SMA Sederajat)
  6. Smart Robotic Car   (Perguruan tinggi)

Team Robotic Teknik elektro UNMUH Ponorogo mengikuti lomba robot kategori Smart Robotic Car yang dimana pada kompetisi itu diharuskan menyelesaikan misi yaitu sampai Finish tidak lebih dari waktu yang ditentukan, Memasukkan bola ke keranjang , dan juga meniup sejumlah lilin.
Menghadapi lawan di ITS surabaya , Team Robotik teknik Elektro unmuh Ponorogo membawa amunisi 3 team Robot yaitu Team GANONG, Team REOG, dan Team WAROK. Pada babak penyisihan Ganong berada di peringkat 4, Warok di peringkat 6 dan Reog di peringkat 10.  Di perempat final terdiri dari 4 team peringkat 1-4 di babak penyisihan, yakni dari Team Restu Panda Polinema, 2 team, Ebes dan Emes dari UB dan team Ganong dari UMP. setelah mengalahkan team UB , Ganong melaju ke final namun gagal mengalahkan team robot Polinema.
 
Perjuangan menuju kemenangan juga tidaklah mudah, Zulkham Umar Rosyidin selaku ketua team Robotic Umpo dkk lembur dari pagi ke pagi lagi untuk me riset robot agar tampil maksimal pada saat lomba, dan alhamdulillah kerja keras semua terbayarkan setelah Team Ganong berhasil mendapatkan juara 2 pada Even tersebut kategori Smart Robotic Car.
 
Semoga dengan kemenangan ini Unmuh Ponorogo Khususnya Prodi Teknik Elektro dapat melesat ke kancah dunia sebagai ujung tombak fakultas teknik untuk menyongsong masa depan yang lebih Gemilang……
Team GANONG !!!!!!!

HOKYA !!!!!