UMPO-27 Juni 2020, Pertama kalinya dalam sejarah, Universitas Muhammadiyah Ponorogo menggelar seremonial Wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma ke 48 secara daring atau online ditengah pandemi Covid-19, pada Sabtu (27/6) pukul 09.00 WIB.

Pelaksanaan wisuda hanya dilakukan secara terbatas. Dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor dan Dekanat. Sedangkan 350 wisudawan/wisudawati beserta keluarga, serta undangan mengikuti seremonial melalui Cisco Webex dan youtube di rumah masing-masing. Meski berbeda dari gelaran wisuda sebelumnya, namun tidak mengurangi khidmat dan estetis acara tersebut.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si melalui teleconfrence mengucapkan selamat atas wisuda Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pihaknya mengharapkan wisuda ini menjadi momen sebagai tonggak untuk meluluskan para kader, umat, bangsa dan persyarikatan yang memiliki akhlak mulia, cerdas berilmu, serta prosesional sesuai bidang masing-masing.

Lanjutnya, setelah diwisuda, para lulusan ketika berada di masyarakat dapan menjadi insan yang bermanfaat dilingkungannya dalam membangun umat, bangsa dan negara.

Ucapan selamat juga mengalir dari Bupati Ponorogo, Ipong Muchlisoni. Melalui teleconfrence, pihaknya berpesan kepada wisudawan dan wisudawati Unmuh Ponorogo agar bersabar dan tetap semangat.

“Harus disadari dengan penuh kesabaran bahwa wisuda ini cukup unik, dilakukan secara virtual karena kondisi pandemi. Karena virtual, saya menyebutnya wisuda angkatan 2020 adalah lulusan hebat setelah bertahun-tahun menempuh pendidikan. Jadi jangan berkecil hati dan tetap semangat karena yang menentukan kesuksesan bukan wisudanya, tapi bagaimana kalian mengabdi kepada masyarakat dengan landasan niat beribadah” kata Ipong Muchlisoni.

Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Dr Happy susanto, M.A mengatakan, berkembangnya Unmuh Ponorogo hingga menduduki peringkat 1 se Karisidenan Madiun dan peringkat ke 58 se Indonesia dapat menjadi cambuk agar bekerja lebih giat untuk masa yang akan datang. Pihaknya berharap kepada lulusan, bahwa ilmu dan skill yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya juga berharap wisudawan/wati juga bergabung di Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah (KAUM) Ponorogo, untuk menambah kemajuan diri kalian dan dalam rangka mengembangkan UMPO di masa depan”, lanjutnya.

Sementara itu rasa bangga diutarakan wisudawan pascasarjana PAI, Muhammad Tholut, M.Pd. Ia mengakui ketika pandemi datang tiba-tiba, UMPO dengan sigap membuat kebijakan tanpa proses lama untuk menjaga kesehatan dosen dan mahasiswanya agar aman dari wabah corona.

” pembelajaran dilakukan secara online tanpa mengesampingkan muatan yang dibutuhkan mahasiswa, dosen dengan sigap menyesuaikan diri, bahkan prosedur administrasi diramu sedemikian rupa agar bisa diakses tanpa tatap muka dan tidak mempersulit mahasiswanya. Sehingga mahasiswa merasa terlayani, terayomi dan tidak terbebani”, kata Muhammad tholut.

Kesan melakukan wisuda daring, diungkap wisudawati prodi Manajemen, Meviliyana Reza Zuita Maharani, S.E.

“Saya bangga meski wisudanya online, karena yang biasanya orangtua hanya menyaksikan dari jauh, tapi kali ini mereka yang mengukuhkan. Saya harap teman-teman juga tetap semangat menggapai impian kalian dan UMPO semakin berkemajuan.

Pada wisuda periode pertama tahun 2020 ini, walaupun online namun tetap meriah karena juga diadakan lomba vidio unboxing kado wisuda UMPO, dimana pemenangnya adalah:

Juara 1: Thalia Ayu Almaida, S. dari Prodi Mamajemen

Juara II: Meviliyana Reza Zuita Maharani, S.E. dari Prodi Manajemen

Juara III: Windi Dwi Kuntari S.IP dari Prodi Ilmu Pemerintahan

Selain itu, sebagaimana yang disampaikan Elmie Muftiana, M.Kep selaku ketua panitia wisuda bahwa pada acara ini juga ada penghargaan ‘wisudawan terkhidmat’ selama mengikuti prosesi wisuda daring ini yang diberikan kepada Muhammad Zia Ulhaq, S.Kom dari Prodi Teknik Informatika. (al) (repost from https://umpo.ac.id/666-wisuda-umpo-ke-48-wisuda-daring-nggak-garing.html)

Fisika ( Penugasan )

Rangkaian Listrik (Pelaksanaan secara online/virtual )

Mikroprosesor (Pelaksanaan secara online/virtual )

Rangkaian Digital ( Pelaksanaan di lab Elektro 503, untuk prosus, instrukturnya Djawwad Shulton Habiby S.T no : +62 821-4041-8005 )

Pemrograman Komputer (Pelaksanaan secara online/virtual )

Mikrokontroller (Pelaksanaan secara online/virtual )

Jaringan Komputer (Pelaksanaan secara online/virtual )

Info Scedule Praktikum Semester Genap 2019-2020 Teknik elektro

– Scedule bisa berubah sewaktu² mengikuti situasi dan kondisi perkembangan covid-19
– bagi mahasiswa yang sudah melakukan pembayaran harap segera melakukan pendaftaran praktikum di link
http://bit.ly/praktikumgenap
– yang sudah terlanjur menyetor bukti pembayaran otomatis sudah terdaftar …
more info harab hubungi admin
wa. 081252616753

 

Situasi Pandemi Covid-19 Saat ini tidak dipungkiri telah melumpuhkan berbagai belahan dunia khususnya di Indonesia. Penyebaran virus yang exstrim dan masif membuat semua orang rentan terkena wabah virus ini. Untuk itu seluruh lapisan masyarakat, sekolah, dan kampus pun tak luput dari kewajiban SOP pencegahan pandemi, demi mencegah penyebaran virus. Peralatan dan teknologi pun dituntut untuk memiliki fiur yang mampu mencegah penyebaran virus covid-19. Dengan keterbatasan situasi dan kondisi ini tak membuat inovasi dan karya mahasiswa teknik elektro unmuh ponorogo meredup. Rasa kepedulian dan semangat mengembangkan ilmu menjadi pendorong diri mereka untuk menciptakan alat yang berguna bagi masyarakat. 

 

Sebuah alat Automatic Hand Sanityzer telah berhasil dibuat oleh sekelompok mahasiswa yang terdiri dari  : Muh. Ega Pahlawi ( Sem 9), Rical Cahya ( Sem 8 ), Reza Dwi H. (Sem 8 ),dan Ridho Hafied Y. (Sem 6) dengan Pembimbing ( Rhesma Intan Widyastari S.T.,M.Kom ) dosen teknik elektro. Prinsip dasarnya adalah melakukan cuci tangan dengan sabun tanpa menyentuh botol sabun berbasis sistem kontrol Aduino dan menggunakan sensor ultrasonik. Poin utamanya adalah membentuk sebuah teknologi dan alat yang ikut membantu pencegahan penyebaran covid-19. 

Rencana alat ini akan di produksi secara masal, saat ini pembuatan 5 unit alat automatic hand sanityzer telah disumbangkan ke Dinas Kesehatan Ponorogo dan Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo. 


tetap semangat dan teruslah berinovasi untuk generasi yang lebih berkualitas ….elektro KEK Generation…